Setting Workgroup Jaringan

Workgroup pada jaringan komputer digunakan untuk membagi wilayah kerja jaringan. Untuk jaringan dengan wilayah skala kecil dapat dibagi menjadi satu atau dua workgroup. Semua komputer client pada jaringan lokal sebaiknya berada dalam workgroup yang sama. Hal ini bertujuan agar jaringan berada pada suatu wilayah yang sama dengan jaringan yang lain. Selain itu, agar jaringan dengan cepat dan mudah mengenali komputer client lain. Berikut ini cara mengkonfigurasi workgroup pada Windows :

  • Masuk pada Control Panel. Klik Start à Control Panel sehingga tampak jendela Control Panel.
  • Kemudian klik ganda pada ikon Network Setup Wizard, sehingga muncul kotak dialog Network Setup Wizard.

 Setting Workgroup 1

 Gambar .Tampilan Awal Network Setup Wizard

  • Kemudian klik Next sampai muncul tampilan yang menanyakan metode koneksi yang akan digunakan untuk menghubungkan komputer jaringan. Klik Other untuk melihat koneksi tersebut, kemudian klik Next.
  • Kemudian akan muncul pertanyaan yang akan menanyakan apakah komputer yang pakai terhubung dengan internet atau tidak. Pilih The computer connect to the Internet through a resedential gateway or through another computer on my network.
  • Kemudian klik Next sampai muncul tampilan yang menanyakan metode koneksi yang akan digunakan untuk menghubungkan komputer jaringan. Klik Other untuk melihat koneksi tersebut, kemudian klik Next.
  • Kemudian akan muncul pertanyaan yang akan menanyakan apakah komputer yang pakai terhubung dengan internet atau tidak. Pilih The computer connect to the Internet through a resedential gateway or through another computer on my network. 
  • Pada tampilan selanjutnya isikan deskripsi dan nama komputer yang akan digunakan dalam jaringan, kemudian klik Next.
  • Kemudian akan muncul tampilan semua setting konfigurasi workgroup yang telah dilakukan. Klik Next
  • Proses setting workgroup yang telah dikonfigurasi akan tampil. Tunggu sampai Windows selesai melakukan konfigurasi.
  • Setelah selesai maka akan muncul tampilan konfigurasi workgroup yang telah di-setting. Pilih Just Finish The Wizard, kemudian klik Next.
  • Kemudian akan muncul tampilan terakhir yang menyatakan proses konfigurasi workgroup jaringan komputer telah selesai. Klik Finish untuk mengakhirinya.

Pengertian IP Address pada Jaringan Komputer

Setiap komputer dalam suatu jaringan memiliki identifikasi alamat yang unik dan berbeda satu sama lainnya. Ada dua metode yang untuk pengalamatan  komputer dalam sebuah protokol TCP/IP, yaitu :

  1. Static IP Addressing
  2. Dynamic IP Addressing (DHCP)

Dalam mendesain sebuah jaringan komputer, terutama yang terhubung dengan internet, kita perlu menentukan IP Address untuk setiap komputer dalam jaringan tersebut, IP ini juga akan digunakan untuk menentukan rute yang harus dilalui oleh paket data.

Pembagian Kelas IP Address

Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255.255.255.255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Pembagian kelas-kelas ini ditujukan untuk mempermudah alokasi IP Address, baik untuk host/jaringan tertentu atau untuk keperluan tertentu.

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.

Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 167.205.26.161, network ID = 167.205 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

 

Ip Address
IP address kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.

Ip Address

IP address kelas C digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas C selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-247, sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID.

IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.

Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan untuk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash “/” yang diikuti angka yang menunjukkan panjang network prefix ini dalam bit. Misal untuk menunjuk satu network kelas B 167.205.xxx.xxx digunakan penulisan 167.205/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B.

Mengkonfigurasi TCP/IP


Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP, kompatible dengan TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP termasuk:

  1. Internet Protocol,
  2. Transmission Control Protocol (TCP),
  3. Internet Control Message Protocol (ICMP),
  4. Address Resolusion Protocol (ARP),
  5. User Datagram Protocol (UDP).

TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di dalam jaringan komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall memerlukan IP address dan subnet mask. IP address harus unik (berbeda dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk membedakan network ID dari host ID.

Fungsi Matematika (Math & Trig)

ExcelSalah satu kelebihan Microsoft Excel adalah adanya Fungsi-Fungsi yang sudah tertanam dalam program sehingga memudahkan orang dalam bekerja. Penulisan fungsi ini selalu menggunakan parameter tertentu sesuai dengan fungsi yang kita pilih. Misalnya fungsi SUM memiliki parameter Number.

Pada kesempatan ini kita akan mempelajari beberapa kategori fungsi-fungsi yang sering digunakan :

  • Math & Trig
  • Statistical
  • Logical
  • Lookup & Reference
  • Date Time
  • Text
Fungsi Math & Trig 

Fungsi matematika dan trigonometri antara lain terdiri dari :

Fungsi

Penjelasan

Operator Matematika
(+, -, *, /, ^)

Urutan prioritasnya adalah ^, *, /, +, –

ABS(number)

Absolut, menghasilkan nilai mutlak (positif atau nol) dari sebuah bilangan bulat. =ABS(-8) à 8

CEILING(number, significance)

Membulatkan bilangan ke atas ke bilangan bulat terdekat atau ke kelipatan significance terdekat.           =CEILING(31.88, 6) à 36

FLOOR(number, significance)

Membulatkan bilangan ke bawah ke bilangan bulat terdekat atau ke kelipatan significance terdekat.    =FLOOR(31.88, 6) à 30

SQRT(number)

Squareroot, menghasilkan akar kuadrat dari suatu bilangan.
=SQRT(81) à 9

PI()

Tanpa argumen, menghasilkan nilai Pi = 3.141592654

POWER(number, power)

Menghasilkan nilai pangkat n dari sebuah angka
=POWER(2,4) à2^4 à16

EVEN(number)

Membulatkan bilangan ke atas ke bilangan genap terdekat.
=EVEN(2,2) à 4

ODD(number)

Membulatkan bilangan ke atas bilangan ganjil terdekat.
=ODD(2,2) à 3

SIN(number)

Menghitung nilai sinus dari suatu sudut radian.
sin 30o = SIN(30*PI()/180)

COS(number)

Menghitung nilai cosinus dari suatu sudut radian.
cos 30o = COS(30*PI()/180)

TAN(number)

Menghitung nilai tangen dari suatu sudut radian.
tan 30o = TAN(30*PI()/180)

LOG(number, base)

Menghasilkan nilai logaritma dari angka berdasarkan basis tertentu. =LOG(100,10) à 2                =LOG(16,2) à 4

MOD(number, divisor)

Menghasilkan sisa nilai pembagian (sisa dari number dibagi divisor)
=MOD(25, 4) à 1                   =MOD(25, 7) à 4
INT(number)

Membulatkan bilangan ke bawah ke bilangan bulau terdekat (integer) =INT(3.9) à 3

Semoga Bermanfaat.

Rumus dan Fungsi Microsoft Excel

ExcelMicrosoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS.

 

Rumus (Formula)

Merupakan rumus yang anda tentukan sendiri untuk mendapatkan suatu tujuan atau perhitungan matematik sederhana dengan menggunakan operator aritmatik.

  • Diawali dengan +, – atau =
  • Dapat berisi Numeric dengan operator matematik dan/atau Fungsi

Menuliskan rumus di Excel dapat dilakukan dengan mudah. Operator matematika yang digunakan adalah pangkat (^), perkalian (*), pembagian (/), penambahan (+) dan pengurangan (-).

Langkah-langkah dalam menuliskan rumus :

  • Buatlah laporan pada lembar kerja berikut ini :
Rumus Excel
  • Tempatkan pointer pada alamat sel yang akan dihitung, misalnya pada alamat sel D4.
  • Ketik simbol =235*75, kemudian tekan tombol Enter.

Dengan perhitungan seperti diatas, maka akan terlihat nilai 17625, yang merupakan perkalian antara 235 dengan 75. Bila dalam menuliskan rumus terjadi kesalahan dalam alamat sel referensi, maka di sudut kiri atas pada alamat sel tersebut terlihat simbol segitiga dan simbol Smart Tag.

Fungsi 

Fungsi, yakni rumus-rumus yang sudah disediakan Excel berfungsi untuk membantu dalam proses perhitungan. Yang terpenting dalam menuliskan fungsi adalah Anda harus memahami struktur atau bentuk dari fungsi tersebut, misalnya fungsi SUM. Bentuk umumnya adalah =SUM(number1, number2, …). Langkah memasukkkan fungsi ini secara manual adalah :

  • Klik alamat sel yang akan dituju.
  • Ketik tanda =SUM(
  • Sorot range B2 sampai dengan B6 (range B2:B6)
  • Ketik ) atau kurung tutup
  • Tekan Enter.

Untuk siswa yang memerlukan Modul Microsoft Office Excel 2007 silahkan download lewat link di bawah ini.

Download :

Modul Microsoft Office Excel 2007

 

Semoga Bermanfaat

Tipe Data Pada Microsoft Office Excel

Tipe Data Microsoft Excel
Berbeda dengan aplikasi Word Procesor semisal Microsoft Office Word atau OpenOffice Writer dan sejenisnya, di program aplikasi Spreedsheet seperti Microsoft Office Excel, sebelum Anda melangkah lebih jauh bekerja, Anda sebelumnya harus memahami tipe-tipe data di dalam aplikasi Spreedsheet tersebut. Hal ini agar pada saat Anda bekerja dengan Fungsi dan Formula pada Microsoft Office Excel tidak terjadi kesalahan.

Ada berbagai jenis data yang dapat dimasukkan ke dalam lembar kerja, yaitu teks (Text), angka (Numeric), rumus (Formula), fungsi (Function), tanggal (Date) dan waktu (Time).

 

Jenis Data

Keterangan

Text Data yang tidak dapat dioperasikan dengan operator matematika. 

Yang termasuk jenis ini adalah :

  • Alfanumerik dan tanda baca
  • Format awalnya selalu rata kiri
  • Bila hanya berisi numerik harus diawali dengan apostroph ’ (kutip satu)
Numeric Data yang dapat dioperasikan dengan operator matematika. 

Yang termasuk jenis ini adalah :

  • Angka atau numerik
  • Boleh diawali tanda + atau –
  • Boleh diakhiri dengan tanda %
  • Format awalnya selalu rata kanan
Formula Merupakan rumus yang anda tentukan sendiri untuk mendapatkan suatu tujuan atau perhitungan matematik sederhana dengan menggunakan operator aritmatik. 

  • Diawali dengan +, – atau =
  • Dapat berisi Numeric dengan operator matematik dan/atau Fungsi

Contoh : =MAX(A2:A8)+A2   = 8^2+1

Function Merupakan rumus/formula yang sudah disediakan di dalam aplikasi Mirosoft Excel. Jadi anda tinggal memakainya saja. 

Yang termasuk jenis ini :

  • Selalu diawali dengan (=)
  • Tidak boleh mengandung apostroph ’ untuk data / nilai

Contoh : =SUM(A2:A8)   =MAX(A2:A8)    =MIN(A2:A8)

 

Nah dengan mengetahui tipe data maka diharapkan tidak akan menemui kesalahan pada saat membuat rumus  atau menginput data, dan jika menemukan kesalahan karena tipe data anda bisa menganalisisnya berbekal konsep dasar tentang tipe data ini.

 

Untuk siswa yang memerlukan Modul Microsoft Office Excel 2007 silahkan download lewat link di bawah ini.

Download :

Modul Microsoft Office Excel 2007

Semoga Bermanfaat.

Software Jaringan dan Protokol Jaringan Komputer

A.  Sistem Operasi Jaringan

Terdapat banyak sekali sistem operasi jaringan, namun yang pertama kali muncul adalah sistem operasi UNIX pada tahun 1969 di perusahaan AT&T. Sistem operasi UNIX saat ini memiliki beberapa varian, misalnya Sun Solaris, Compaq TruUNIX64, IBM AIX, Linux, SCO Unix, dan lain-lain. Bahkan Microsoft Windows NT pun memiliki rancangan dasar yang hampir sama dengan sitem operasi UNIX. Sistem operasi jaringan yang lain misalnya Novell Netware dan Apple Mac OS X. Setiap sistem operasi, khususnya varian-varian UNIX biasanya spesifik terhadap arsitektur komputer yang digunakan.

Syarat utama suatu sistem operasi dapat menjadi sitem operasi jaringan adalah:

  • Stabil
  • Aman
  • Mendukung jaringan secara native
  • Multiuser
  • Dapat melakukan operasi multitasking
  • Dapat mendukung penggunaan hardware dalam skala besar, misalnya memori berkapasitas gigabyte dan multiprosesor agar sistem operasi dapat berjalan lebih cepat dan memberikan layanan dengan lebih baik. Sistem operasi DOS misalnya tidak memenuhi persyaratan di atas.

B. Protokol

Protokol dapat diibaratkan sebagai bahasa komunikasi antar komputer dalam jaringan. Terdapat berbagai macam protokol yang masing-masing mempunyai keunggulan tersendiri.

1. NetBIOS
Network Basic Input-Output System merupakan jenis protokol yang digunakan oleh Microsoft untuk mengimplementasikan Local Area Network Manager.

2. NetBEUI
NetBIOS Extended User Interface yaitu versi terbaru dari NetBIOS, suatu program yang mengatur komunikasi komputer pada LAN. NetBEUI merestrukturisasi frame format (informasi dalam transmini data) yang sebelumnya tidak diatur oleh NetBIOS.

NetBEUI merupakan protokol yang banyak digunakan dalam jaringan lokal berbasis sistem operasi Microsoft Windows. Sangat baik dan cepat untuk layanan file sharing dan print sharing. Salah satu kelemahan protokol ini adalah tidak dapat di-routing sehingga hanya dapat bekerja di satu jaringan lokal. Contoh penggunaan protokol ini adalah pada Program Microsoft Neighbourhood. Penjelasan tentang routing akan dijelaskan lebih lanjut dalam modul selanjutnya.

3. IPX/SPX (Internetwork Packet Exchange / Sequenced Packet Exchange)
Hampir sama dengan NetBEUI, yaitu digunakan di jaringan lokal dan sangat baik untuk file sharing dan print sharing serta dapat di-routing. Protokol ini biasa digunakan di jaringan berbasis sistem operasi Novell Netware.

4. Protokol yang dikembangkan oleh OSI/ISO seperti X.25/X.75/X.400.
Protokol ini sudah digunakan oleh beberapa institusi. Sayang segala informasi tentang protokol ini harus dibeli oleh kita ke ISO. Hal ini menyebabkan perkembangan ISO/OSI menjadi lambat.

5. BOOTP
Bootstrap Protocol adalah protokol yang digunakan untuk proses boot dari diskless workstation. Dengan protokol bootstrap ini, suatu alamat IP dapat diberikan ke suatu peralatan di jaringan.

6. DHCP
Dynamic Host Configuration Protocol kelanjutan dari protokol bootstrap, DHCP yang dapat memberikan alamat IP secara otomatis ke suatu workstation yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok alamat IP yang dapat diberikan pada suatu DHCP client.

7. TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol)
“Terdapat perbedaan antara kata “internet” dengan “Internet”. “Internet” adalah International Network sedangkan “internet” adalah internetworking. Kata “Internet” pada IP adalah internetworking”.

TCP/IP adalah protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP (IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter. Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.

Cri-ciri yang terdapat di protocol TCP/IP:

  • Standart protokol TCP/IP dalam bentuk Request For Comment (RFC) dapat diambil oleh siapapun tanpa biaya.
  • Tidak tergantung pada system operasi atau hardware tertentu.
  • Pengembamngannya berdasarkan consensus dan tidak bergantung pada vendor tertentu.
  • Dapat digunakan hampir disemua perangkat transmisi sepeeti Ethernet, TokenRing, jaur telepon dial-up, jaringan X.25.
  • Pengalamatan bersifat unik dalam skala global. Sehingga komputer yang menggunakan TCP/IP dapat saling berhubungan walaupun jaringannya sangat luas.
  • Memiliki banyak layanan.
  • Bisa diterapkan pada internetwork karena memiliki fasilitas routing.

Dalam dunia internet tidak ada suatu badanpun yang berhak mengatur jalannya internet secara umum. Tapi untuk masalah protokol yang digunakan dalam internet ada lembaga khusus yang bertanggung jawab dalam mengatur, mengontrol, serta melakukan standarisasi protokol. Lembaga tersebut adalah:

Internet society. Bertugas mendukung dan mempromosikan pertumbuhan Internet sebagai sarana komunikasi untuk riset. Lembaga ini tidak hanya mengurusi masalah teknis tapi juga masalah politik, dan sosial kemasyarakatan. Internet Architecture Board (IAB). Merupakan badan penasihat teknis Bagi Internet Society. IAB punya wewenang untuk menerbitkan dokumen standart Internet (RFC=Request For Comment), mengatur angka-angka dan konstanta yang digunakan dalam protokol Internet. Contoh angka dan konstanta yang datur dalam protokol internet antara lain: nomor port, TCP, kode protokol IP, tipe hardware ARP.
Internet Engineering Task Force (IETF). Badan yang berorientasi membentuk standart internet. Badan ini dibagi menjadi 9 kelompok kerja. Masing-masing kelompok kerja bertugas menghasilkan standart-standart Internet. Contoh kelompok kerja tersebut antara lain : kelompok kerja routing , aplikasi addressing, keamanan komputer dan lain-lain.
Yang termasuk IETF diantaranya:

  • SIP (Session Initiation Protocol)
  • Softswitch
  • ENUM (Electronic Number Mapping)
  • Differentiated Services (DiffServ)
  • Multi Protocol Label Switching (MPLS)
  • Mobility Management
  • Protokol MEGACO
  • Protokol H.323
  • ALgoritma MPLS
  • Electronic Number Mapping (ENUM)
  • Internet
  • Automatically Switched Optical Networks

Setiap kelompok kerja akan menghasilkan usulan-usulan standart internet yang nantinya akan diseleksi. Usulan standart internet yang lolos seleksi akan menjadi Standart Internet setelah ditetapkan oleh IAB. Sebenarnya yang berhak untuk membuat usulan standart internet bukan hanya IETF tapi juga lembaga lain , diantaranya adalah IEEE.

IEEE singkatan dari Institute of Electrical and Electronic Engineers. IEEE sebuah organisasi profesi untuk teknik elektro telah mengembangkan beberapa standart protokol physical layer dan link layer untuk LAN.

Internet Research Task Force (IRTF). IRTF merupakan lembaga penilitian untuk jangka panjang.

Ada beberapa istilah yang sering ditemukan didalam pembicaraan mengenai TCP/IP, yaitu diantaranya :

1. Host atau End-System
Seorang pelanggan pada layanan jaringan komunikasi. Host biasanya berupa individual workstation atau personal computers (PC) dimana tugas dari Host ini biasanya adalah menjalankan applikasi dan program software server yang berfungsi sebagai user dan pelaksana pelayanan jaringan komunikasi.

2. Internet
merupakan suatu kumpulan dari jaringan (network of networks) yang menyeluruh dan menggunakan protokol TCP/IP untuk berhubungan seperti virtual networks.

3. Node
Istilah yang diterapkan untuk router dan host protocol, yaitu merupakan sebuah prosedur standar atau aturan untuk pendefinisian dan pengaturan transmisi data antara komputer-komputer.

4. Router
Suatu device yang digunakan sebagai penghubung antara dua network atau lebih. Router berbeda dengan host karena router bisanya bukan berupa tujuan atau data traffic. Routing dari datagram IP biasanya telah dilakukan dengan software. Jadi fungsi routing dapat dilakukan oleh host yang mempunyai dua networks connection atau lebih.

Bagi yang ingin mendownload MATERI DI ATAS KLIK DI SINI

Terima Kasih


Topologi Jaringan Komputer

Definisi Topologi

Topologi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana cara komputer terhubung dalam suatu jaringan. Topologi fisik menguraikan layout aktual dari perangkat keras (hardware) jaringan, sedangkan topologi logika menguraikan perilaku komputer pada jaringan dari sudut pandang operator manusianya (brainware). Pada pokok bahasan kali ini kita akan mengupas mengenai Topologi Jaringan secara Fisik.Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geograpis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.

Beberapa topologi jaringan yaitu sebagai berikut :

1. Topoloi Bus

Topologi bus menghubungkan komputer satu dengan lainnya secara berrantai dengan perantara suatu kabel yang umumnya berupa kabel tunggal jenis koaksial (coaxial). Semua Node dihubungkan secara seri menggunakan kabel tersebut. Topologi bus umumnya tidak menggunakan suatu peralatan aktif untuk menghubungkan komputer. Oleh karena itu, ujung-ujung kabel koaksial harus ditutup dengan tahanan (Konektor BNC) untuk menghindari pantulan yang dapat menimbulkan gangguan yang menyebabkan kemacetan jaringan.

Keuntungan menggunakan topologi bus, yaitu:

  • Hemat kabel dan harganya lebih murah, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan ini tidak dibutuhkan hub.
  • Layout kabel sederhana

Kelemahan menggunakan topologi bus yaitu:

  • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  • Kepadatan lalu lintas sehingga sering terjadi tabrakan data yang dikirim.
  • Apabila salah satu client rusak atau kabel putus maka jaringan tidak berfungsi.

 

2. Topologi Star (Bintang)

Topologi star merupakan topologi jaringan yang paling sering digunakan. Pada topologi star, kontrol terpusat dan semua link harus melewati pusat (consentrator) yang menyalurkan data tersebut ke semua simpul atau komputer yang dipilihnya. Pada Topologi star, koneksi yang terganggu antara suatu node dan hub tidak mempengaruhi jaringan. Jika hub terganggu (rusak) maka semua node yang di hubungkan ke hub tersebut tidak dapat saling tidak dapat saling berkomunikasi. Node adalah titik suatu koneksi atau sambungan dalam jaringan, sedangkan hub berfungsi untuk menerima sinyal-sinyal dan meneruskan kesemua komputer yang terhubung dengan hub.

Keuntungan menggunakan topologi star yaitu:

  • Fleksibelitas tinggi.
  • Penambahan atau perubahan komputer sangat mudah dan tidak menganggu bagian jaringan lain, yaitu dengan cara menarik kabel menuju hub.
  • Kontrol terpusat sehingga mudah dalam pengelolaan jaringan.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan atau kerusakan, jika terdapat salah satu kabel yang menuju node terputus maka tidak akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Hanya kabel yang putus yang tidak dapat digunakan.
  • Jumlah pengguna komputer lebih banyak daripada topologi Bus.

Kelemahan menggunakan topologi star yaitu:

  • Boros penggunaan kabel
  • Perlu penanganan khusus
  • Jika hub/switch rusak maka jaringan yang berada dalam satu hub akan rusak.

 

3. Topologi Ring

Jaringan dengan Topologi ring mirip dengan topolog bus, tetapi ujung -ujungnya saling berhubungan membentuk suatu lingkaran. Topologi Ring menghubungkan node-node pada jaringan dengan bentuk lingkaran dengan cara setiap node di hubungkan dengan node berikutnya. Node terakhir dihubungkan dengan node pertama. Setiap Node memeriksa data yang akan dikirimkan melalui jaringan. Jika data (yang disebut dengan token) tidak di alamatkan pada node yang dikunjungi maka data berpindah ke node berikutnya.

Keuntungan menggunakan topologi ring, yaitu:

  • Hemat kabel, untuk membangun jaringan dengan topologi ini lebih murah jika di bandingkan dengan topologi star.
  • Dapat menghindari tabrakan file data yang dikirim karena data mengalir dalam satu arah sehingga untuk data yang dikirimkan selanjutnya akan dikerjakan setelah pengiriman pertama selesai.
  • Mudah untuk membangunnya.
  • Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Kelemahan menggunakan topologi ring yaitu:

  • Peka terhadap kesalahan.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku, apabila kabel terputus maka semua komputer tidak dapat digunakan

 

4. Topologi Tree (Pohon)

Topologi Tree merupakan kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung (backbone) yang mempunyai topologi bus.

Keuntungan menggunakan topologi Tree, yaitu:

  • Kontrol manajemen lebih mudah karena bersifat terpusat dan terbagi dalam tingkatan jenjang.
  • Mudah di kembangkan
  • Didukung oleh hardware dan software dari beberapa perusahaan

Kelemahan menggunakan Topologi Tree yaitu:

  • Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan rusak.
  • Dapat terjadi tabrakan file data (collision data).
  • Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel daripada topologi lain

 

5. Topologi Mesh

Jaringan dengan Topologi masih mempunyai jalur ganda dari setiap perangkat pada jaringan seperti pada gambar di atas. Semakin banyak Jumlah komputer pada jaringan, semakin sulit cara pemasangan kabel-kabel pada jaringan tersebut karena jumlah kabel-kabel yang harus di pasang menjadi berlipat ganda. Oleh karena itu, pada jaringan mesh yang murni, setiap perangkat jaringan dihubungkan satu sama lain menggunakan jalur ganda untuk hub-hub utama sebagai jalur cadangan jika terjadi masalah di jalur utama.

KEUNTUNGAN dari Topologi ini adalah: Mampu menampung banyak pengguna yang aktif
KELEMAHAN dari Topologi ini adalah: Membutuhkan banyak kabel

 

Terima Kasih